Kabar BPMP Provinsi PapuaUtama

Torang Bisa: Uji Diri dengan Jujur dan Gembira

Sentani—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah, yakni Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua, melakukan pemantauan hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di SMP Negeri 1 Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (8/4).

Kepala BPMP Provinsi Papua, Dr. Junus Simangunsong, S.Si., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya melalui Tim TKA telah melakukan sosialisasi dan pendampingan secara intensif kepada sekolah-sekolah dalam rangka persiapan pelaksanaan TKA.

Gambar Kepala BPMP Papua (Kiri) sedang memantau pelaksanaan TKA dari luar ruangan SMPN 1 Sentani Kab. Jayapura

“Tim kami telah melaksanakan sosialisasi kebijakan TKA serta memberikan pendampingan terkait berbagai hal yang perlu dipersiapkan sekolah, baik dari sisi teknis maupun administratif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa BPMP Papua terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura untuk mengatasi berbagai kendala, termasuk keterbatasan sarana dan prasarana. Antusiasme peserta didik pun terlihat tinggi, dengan jumlah peserta TKA di SMP Negeri 1 Sentani mencapai 296 murid dan seluruhnya hadir mengikuti ujian.

Hal senada disampaikan oleh Kepala SMP Negeri 1 Sentani, Hariyati Sokoy, M.Pd. Ia menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan TKA, sekolah telah mengadakan kegiatan remedial dan simulasi ujian dengan memanfaatkan soal-soal latihan yang diakses dari internet.

“Siswa sangat antusias mengikuti latihan, bahkan orang tua turut memberikan dukungan dengan mengantar anak-anaknya ke sekolah saat kegiatan simulasi berlangsung,” ungkapnya.

Gambar Peserta TKA menunggu diluar ruangan Ujian TKA

Wakil Kepala Sekolah, Riyanto, S.Pd., menambahkan bahwa pihak sekolah juga telah melakukan berbagai persiapan teknis, termasuk pengecekan perangkat komputer, jaringan internet, listrik, serta validasi data peserta. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan juga dilakukan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan TKA.

Penanggung jawab Tim Teknis Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kabupaten Jayapura Amri Liburseran, S.Pd menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar di seluruh satuan pendidikan.

Ia menjelaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk PLN untuk menjamin ketersediaan pasokan listrik, serta penyedia layanan internet guna meningkatkan kualitas jaringan selama pelaksanaan TKA berlangsung. Upaya ini juga difokuskan untuk mendukung sekolah-sekolah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses internet agar tetap dapat mengikuti proses TKA dengan baik.

Namun demikian, di lapangan masih terdapat kendala yang tidak dapat dihindari dan masuk dalam kategori kahar. Beberapa titik mengalami gangguan akibat pohon tumbang, khususnya di Distrik Waibu dan Distrik Demta, yang menyebabkan aliran listrik di wilayah tersebut padam total.

Akibat kondisi tersebut, pelaksanaan TKA sesi pertama di wilayah terdampak dipastikan akan dijadwalkan ulang. Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus melakukan penanganan agar proses TKA selanjutnya dapat berjalan lebih optimal.

Gambar salah satu pengawas silang melakukan pendampingan saat sesi Latihan

Namun Dari sisi peserta, pengalaman mengikuti TKA dirasakan cukup positif. Gloria El A.K. Joteni mengaku awalnya merasa gugup, namun setelah mengerjakan soal, ia merasa lebih percaya diri.

“Awalnya agak tegang, tetapi setelah mulai mengerjakan ternyata tidak sesulit yang dibayangkan karena kami sudah berlatih sebelumnya,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Juan Nasadit. “Awalnya kami sempat panik karena mendengar soal sulit, tetapi setelah dikerjakan rasa panik itu hilang karena sudah terbiasa latihan,” katanya.

Melalui pelaksanaan TKA ini, diharapkan sekolah, murid, dan orang tua dapat memperoleh gambaran capaian pembelajaran secara objektif. Selain itu, hasil TKA juga menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *