𝗪𝗮𝗷𝗮𝗵 𝗠𝗮𝘀𝗮 𝗗𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗽𝘂𝗮 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵: 𝗕𝗣𝗠𝗣 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝘃 𝗞𝗼𝗹𝗮𝗯𝗼𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗧𝘂𝗻𝘁𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗧𝗦 𝗟𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗗𝗮𝘁𝗮 𝗔𝗸𝘂𝗿𝗮𝘁
Jayapura- Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua bergerak cepat menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi (Rakor) terkait peningkatan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan penuntasan program Kementerian Dasar dan Menengah, Kamis, (28/5).

Kepala BPMP Papua, Dr. Junus Simangunsong, mengungkapkan optimismenya bahwa tahun ini pelayanan dasar pendidikan di berbagai Pemda di Papua Tengah dapat mencapai level pertama, didukung oleh strategi penambahan sarana, peningkatan anggaran, serta pemanfaatan teknologi yang terintegrasi.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah yang diwakili oleh Nurhaidah, SE, menekankan pentingnya komitmen dari 8 kabupaten dalam mengimplementasikan tiga isu strategis: penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang bebas dari kekerasan, validasi data Dapodik yang riil, serta evaluasi ketat terhadap penyaluran Dana BOS agar tidak ada lagi manipulasi data siswa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah, Dr. Silwanus sumule, yang membuka kegiatan secara resmi, memberikan apresiasi tinggi terhadap ruang konsolidasi ini. Dalam arahannya, menekankan bahwa mengelola pendidikan mirip dengan mengelola sektor kesehatan—semuanya harus berbasis data yang akurat.
“Pendidikan adalah urusan dasar yang menyangkut hak anak dan tanggung jawab negara. Kita tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Jika data dasarnya salah, maka perencanaan ke depan akan kacau,” tegas Sekda Sirofus Asmule.
Rakor ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk melakukan reformasi pendidikan di Papua Tengah yang menyentuh hingga tingkat kampung dan keluarga, demi memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang adil dan bermutu.
Penulis/Dokumentasi : A. Fadli
Editor : Tim Pubkom







